Bisnis Dan Etika Dunia Modern
Nama : Yoga Anugrah F.S
Prodi : Manajemen
NIM : 01221099
Kelas : A - 01
BISNIS DAN ETIKA DALAM DUNIA MODERN
Berikan gambaran umum tentang profesi bisnis dan tanggungjawab moral dan sosial bisnis beserta contohnya.
Gambaran Umum berisi penjelasan tentang :
1. Hakikat bisnis
2. Karakteristik profesi bisnis
3. Pergeseran paradigma dari pendekatan stockholder ke pendekatan stakeholder
4. Tanggungjawab moral & sosial bisnis dalam Dunia Modern
Jawaban di sampaikan dalam forum ini.
Dapat menjelaskan Kode etik perusahaan
Jawaban :
1. Seorang bisnisman atau wirausahawan akan melihat kebutuhan masyarakat lingkungannya. Upaya ini merupakan proses mengidentifikasi potensi bisnis, bahkan dalam hal ini biasanya diikuti dengan perkiraan atau antisipasi atas pertumbuhan potensi pasar tersebut dimasa mendatang. Disamping itu juga akan memperhitungkan adanya persaingan yang timbul dari pengusaha lain yang juga bergerak dalam melayani kebutuhan pasar yang sejenis. Disisi lain pengusaha haruslah memikirkan tersedianya sumber daya serta sumber dana beserta dengan cara yang sebaik-baiknya guna melayani kebutuhan pasar tersebut dengan memproduksikan dan menyajikan barang dan jasa yang dihasilkan itu kepada masyarakat, kelebihan hasil di ongkosnya itulah yang merupakan laba atau keuntungan.
Contohnya : Jual tempat sampah karet dari ban bekas di daerah rumah saya mereka bersaing untuk mendapat simpati dari pelanggan dengan cara masing-masing namun tidak melanggar aturan yang telah dibuat bersama-sama
2. Profesi dirumuskan sebagai pekerjaan yang dilakukan untuk nafkah hidup dengan menggunakan keahlian dan ketrampilan. Di bisnis modern ini mensyaratkan dan mengharuskan para pelaku bisnis menjadi orang profesional. Semakin tajam persaingan, semakin dituntut sikap profesional untuk menjaga citra bisnis yang baik.Oreang-orang yang profesional selalu berarti orang-orang yang berkomitmen tinggi, serius menggeluti pekerjaannya, bertanggung jawab atas pekerjaannya agar tidak merugikan orang lain. suatu profesi yang diperlukan dan dihargai mempunyai beberapa karakteristik diantaranya:
1. Memiliki pengetahuan ,keahlian dan ketrampilan khusus yang ia peroleh melalui pendidikan dan pengalamannya
2. Terdapat kaidah dan standar moral atau peraturan dalam setiap profesi
3. Memiliki izin khusus atau lisensi untuk bisa menjalankan suatu profesi. hal ini dimaksudkan untuk melindungi profesi tersebut dari orang-orang yang tidak di profesional.
4. Memberikan pelayanan pada masyarakat. Keuntungan harus dibayar sebagai akibat logis dari pelayanan kepada masyarakat, bahwa keikutsertaan dalam menyejahterakan masyarakat adalah citra pebisnis yang baik
3. Pergeseran paradigma dari pendekatan stockholder kependekatan stakeholder dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi, menginsiprasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu.
4.Tanggung jawab perusahaan adalah tindakandan kebijakan perusahaan dalam berinteraksi yang didasarkan pada etika. secara umum etika dipahami sebagai aturan tentang prinsip dan nilai moral yang mengarahkan perilaku sesorang atau kelompok masyarakat mengenai baik atau buruk dalam pengambilan keputusan. Menurut Jones, etika berkaitan dengan nilai-nilai internal yang merupakan bagia dari budaya perusahaan dan membentuk keputusan yang berhubungan dengan tanggung jawab social.
Terdapat 3 pendekatan dalam pembentukan tanggung jawab sosial:
- Pendekatan moral yaitu tindakan yang didasrkanpada prinsip kesatuan
- pendekatan kepentingan bersama yaitu bahwa kebijakanmoral harus didasarkan pada standar kebersamaan, kewajaran dan kebebasan yang bertanggung jawab
- kebijakan bermanfaat adalh tanggup jawab social yang didasarkan pada nilai apa yang dilakukan perusahaan menghasilakn manfaat besar bagi pihak berkepentuingan secara adil.
Tanggung jawab moral dan sosial bisnis, dari sudut pandang strategisnya bahwa suatu perusahaan bisnis perlu mempertimbangkan tanggung jawab sosialnya bagi masyarakat dimana bisnis menjadi bagiannya. Ketika bisnis mulai mengabaikan tanggung jawabnya, masyarakat cenderung menanggapi melalui pemerintah untuk membatasi otonomi bisnis.
Latar belakang pembuatan Kode Etik adalah sebagai cara ampuh untuk melembagakan etika dalam struktur dan kegiatan perusahaan. Bila Perusahaan memiliki Kode Etik sendiri, is mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan perusahaan yang tidak memilikinya.
Manfaat Kode Etik Perusahaan :
- Kode Etik dapat meningkatkan kredibilitas suatu perusahaan, karena etika telah dijadikan sebagai corporate culture. Hal ini terutama penting bagi perusahaan besar yang karyawannya tidak semuanya saling mengenal satu sama lainnya. Dengan adanya kode etik, secara intern semua karyawan terikat dengan standard etis yang sama, sehingga akan mefigambil kebijakan/keputusan yang sama terhadap kasus sejenis yang timbul.
- Kode Etik, dapat membantu menghilangkan grey area (kawasan kelabu) dibidang etika. (penerimaan komisi, penggunaan tenaga kerja anak, kewajiban perusahaan dalam melindungi lingkungan hidup).
- Kode etik menjelaskan bagaimana perusahaan menilai tanggung jawab sosialnya.
- Kode Etik, menyediakan bagi perusahaan dan dunia bisnis pada umumnya, kemungkinan untuk mengatur diri sendiri (self regulation).
- selain manfaat, kode etik juga memiliki fungsi antara lain:
- sarana kontrol sosial
- menghubungkan nilai dan norma dengan pelayanan (keprofesian)
- pencegahan campur tangan pihak lain yang dapat merugikan
- pencegahan kesalahpahaman dan konflik
Komentar
Posting Komentar